Posted by: greensand | December 9, 2007

Web Site Pariwisata Indonesia dan Blog I Hate Indon…

Aku Sedih, Aku Marah, Aku Harus Bagaimana?…

Mengamati berita-berita dari beberapa teman di maillist, beberapa message di YM serta berita di Jawa Pos mengenai konflik Indonesia dan Malaysia. Tentang pengambil alihan hak atas lagu Rasa Sayang, kesenian Reog, Rendang yang sudah dipatenkan Malaysia, rasialisme dengan menyebut para WNI di Malaysia dengan sebutan INDON (yang khabarnya sudah tidak digunakan lagi di media cetak) dan sebagainya. Beberapa konflik tentang masalah yang berhubungan dengan kebudayaan muncul dari website pariwisata Malaysia, menjadikan penasaran. Bagaimana sih website Malaysia itu, yang bisa bikin heboh (Orang Indonesia tau kan pastinya pernah mengunjungi websitenya kan?) lalu bagaimana dengan website pariwisata Indonesia?? Kayanya banyak yang belum tau kan, wong penulis ajah baru tau hari ini, setelah beberapa kali browsing.

Website pariwisata Indonesia yang saya temukan adalah milik pemerintah, resmi lo! Meskipun begitu bagi penulis pemilihan namanya kok kurang sreg http://www.my-indonesia.info/ . Untuk sebuah site resmi knapa pake .info? trus myIndonesia nya dipisah pake tanda – (wah gak tau deh!). Ini dari nama ajah. Dari tampilan nggak lebih bagus dari website agen pariwisata swasta, malah menurutku ada yang lebih baik🙂. Namun yang mencengangkan bukan itu semua, yang mencengangkan adalah biaya buat bikinnya. 17,5 milyar. Angka yang fantastis untuk hasil yang, YACH BIASA BIASA SAJA!

Dengan biaya segitu, wah vendor yang bikin pastinya untung gede tuh! Karena menurut penulis, dengan tampilan seperti itu, performa yang yah biasa2 sajah website itu hanya seharga 20 juta, selebihnya?? masa buat beli domain dan hosting hehehe, nggak mungkin deh!

Belum lagi kalo kita menelusuri beritanya di halaman detik.com, ada kutipan :

“Selain itu, My-Indonesia.info menurut Ratna telah dioptimalkan sehingga pencarian kata kunci ‘indonesia info’ atau ‘indonesia tourism’ di mesin cari Google akan menempatkan situs itu pada posisi atas.”

Sekarang coba lakukan hal tadi, apakah benar tetep diposisi teratas??? So… dalam hati penulis, tetap sama dengan kalimat pertama tulisan ini. Harus bagaimana??

Setelah kita menelaah hal di atas, bagaimana dengan blog I hate Indon?? Hehe. Ini masalah yang biasa dalam bersosialisasi seh, sebagai orang yang waras, hadapi dengan senyum. Ikutan nge-flag juga ok lah! Yang terpenting, kalo kita marah penulis bersyukur nasionalisme kita masih ada, kemudia kita mau memperbaiki diri agar apa yang disebut di sana hilang dari diri kita. (Mungkinkah???)

Whatever you’re, you’re still my country. I love you, INDONESIA!


Responses

  1. Udah Mahal, Lemot, Banyak Bug-nya Lagi

  2. wahyu : kl kamu yang bikin, brp duit??? apa kita cari sponsor bikin web tandhingan??? Kita kan CINTA INDONESIA…

  3. BAntai…. bantai…. Bantai…. Malaysia !!!! tenank pak entar arek2 informatika ta kerahin semua buat GANYANK malaysia !!!! tapi awak heran pak,kenapa dah parah kaya gitu pemerintah cuman santai aja pak yoo,wizzz-wizzz PAYAH….udah lah ga pentink adakok yg lebih pentink dari itu semua //TUGAS BESAR RPL nya Pak hiiiks hiiiks PUSINKKKKK !!!!

  4. memang malaysia sudah kurang ajar sama wong indonesia dan sudah ndak pantas disebut saudara serumpun….. kalo musuh serumpun..??? saya malah setuju…. bravo pariwisata indonesia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: