Posted by: greensand | March 2, 2015

Cinta Sejati?

Mengingatkan akan cinta yang telah lalu…

Posted by: greensand | March 2, 2015

Ashalta, a new hope

Mungkin ini late post, karena ashalta sudah resmi ada sejak tahun 2014. Ashalta telah lahir pada 13 Maret 2014, dengan keluarnya akte pendirian CV. Inovasi Teknologi Sejahtera. Beberapa waktu lagi akan genap berusia 1 tahun…😀

Ashalta berasal dari 2 kata, Asha dan Alta. Asha berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “keinginan dan harapan”. Alta dari bahasa Latin yang berarti “menjulang tinggi”. Sedang jika diliat artinya dalam bahasa Arab, Asha berarti “kehidupan” dan Alta berarti “yang diangkat”.

Nama Ashalta mewakili harapanku agar perusahaan dapat mewujudkan harapan yang tinggi untuk bisa eksis, dan bertahan dan memberikan hasil nyata bagi setiap anggota perusahaan. Jika akan dapat mengangkat kehidupan kami menuju taraf kehidupan yang lebih tinggi, ilmu yang tinggi dan kesejateraan bagi semua, Aamiin.

Ashalta mengembangkan sebuah sistem akademik untuk sekolah, yang terintegrasi dengan dapodik dan berbasis pada manajemen sekolah guna membantu sekolah mengelola sekolahnya dengan lebih baik, demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Disamping ini, Ashalta juga mensupport beberapa perusahaan dengan membuat produk – produk berteknologi tinggi seperti Mobile Apps, Augmented Reality dan berkolaborasi dengan partnert mengembangkan beberapa aplikasi seperti e-Office, Task Management, Project Management, Virtual Tour.

Posted by: greensand | June 7, 2011

Komunis sudah di sekitar kita…

Kita sudah lama sekali phobia dengan kata-kata komunis, namun banyak juga generasi sekarang yang penasaran dengan apa itu komunis, dan mengapa komunis dilarang di negara kita, Indonesia ini.

Namun melihat perkembangan masyarakat indonesia sekarang ini, dalam hatiku menjadi khawatir komunis telah menjadi ideologi (meskipun tidak seutuhnya) di masyarakat kita. Aku yang awam ini hanya berusaha mengemukakan pemikiran seorang yang awam tentang komunis.

Dari sebuah artikel, mengenai benturan Islam dan Komunis, disebutkan beberapa ciri-ciri tentang komunis sehingga bertentangan dengan Islam, yang dianut sebagian besar masyarakat Indonesia.

Pertama : ajaran Komunis yang menjunjung paham materialisme sehingga menafikan eksistensi segala yang berbentuk immateri, yang pada hakekatnya adalah menolak eksistensi Tuhan (Allah), sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam Islam yang paling pokok adalah kepercayaan akan eksistensi Allah dan mengakui segala yang ada didunia ini adalah makhluk-Nya, karena Dia-lah yang menciptakan. Hal ini dapat kita baca pada surat Thahaa ayat 14 dan surat Al Maa-idah ayat 3.
Kedua : menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, hal ini sangat bertentangan dengan akhlak yang diajarkan dalam Islam. Agama Islam sangat menekankan agar ummatnya berakhlak mulia dengan melarang keras segala bentuk kerusakan. Larangan ini dapat kita baca pada surat Al Baqarah ayat 11 dan Al Qashash ayat 77.
Ketiga: jika komunisme memperjuangkan pendistribusian kekayaan secara merata dan menolak adanya hak milik pribadi, maka Islam mengandung tatanan ekonomi yang tidak menghapuskan kepemilikan pribadi. Namun demikian Islam juga tidak membiarkan cara kapitalisme. Dalam Islam diajarkan bahwa di dalam harta si kaya terdapat hak si miskin. Islam mewajibkan ummatnya untuk membayarkan zakat dengan cara inilah Islam mendidik ummatnya untuk hidup bersosial.
Keempat : Komunisme pada dasarnya menentang segala sesuatu yang teratur dan oleh karena itu menurut Lenin –tokoh komunuis Rusia, negara tidak diperlukan. Malahan bukan negara saja yang tidak diperlukan tetapi juga lembaga perkawinan dan lembaga keluarga. Sebab semua itu tidak sesuai dengan prinsip sama rata-sama rasa. Hal ini sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Dalam Islam seluruh dimensi kehidupan manusia diatur secara rapi melalui perundang-undangan yang disebut syari’ah. Negara adalah lembaga yang berfungsi menjaga keteraturan dan tertib hukum pada semua sektor kehidupan manusia.
Mari kita lihat satu persatu dari tiga aspek yang menyebabkan Komunis berbenturan dengan Islam, dan kita lihat kondisi yang ada di masyarakat.
  1. Menjunjung paham materialisme sehingga menafikan eksistensi segala yang berbentuk immateri, yang intinya mengingkari eksistensi Tuhan. Masyarakat Indonesia syukur alhamdulillah masih mengakui eksistensi Tuhan, hanya ada sebagian masyarakat yang sering lupa dengan keyakinan tersebut, sehingga mereka tidak takut lagi apabila kegiatan mereka selalu dimonitor oleh Tuhan, lebih takut aibnya diketahui oleh yang materialistik dibandingkan diketahui oleh Tuhan. Contohnya banyak sekali… Orang berselingkuh enjoy ajah waktu selingkuh, nggak sadar kalo ada malaikat dan Tuhan yang mengetahui perbuatannya, malah lebih takut kalo ketauan istri ato kerabat dan teman-temannya, orang melanggar aturan di jalan raya, karena nggak ada polisi, dan sebagainya.
  2. Menghalalkan segala cara, mungkin bisa aku artikan bisa melakukan apa saja demi kepentingannya. Masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan yang sama dalam meraih keinginannya. Agar bisa beli macam-macam ada orang yang mau korupsi, menilep uang kerabat, teman dan kolega. Bahkan, sungguh ini nyata, rela menjual dirinya. Yang sederhana, demi cepet nyampe sekolah/kantor/rumah, rela membahayakan diri dan orang lain dengan menyerobot lampu merah. Dan di Indonesia sudah lazim banget, ada nggak ada polisi, kalo lampu merah pasti banyak yang di depan garis marka, bahkan sampe memakan setengah dari jalur yang berpotongan dengan jalannya.
  3. Memperjuangkan pendistribusian kekayaan secara merata dan menolak adanya hak milik pribadi, lah kalo ini masyarakat Indonesia lebih setuju. Bahkan kalo bisa semuanya jadi milik pribadi. Tanah punya pemda/pemkot/negara kalo bisa jadi SHM atas nama sendiri, kalo sudah tinggal bertahun-tahun tanpa surat-surat ketika diminta kembali tanahnya pasti demo minta ganti rugi🙂
  4. Menentang segala sesuatu yang teratur, tidak mau diatur seenaknya dan semau gue. Di masyarakat banyak sekali bukti-bukti tentang hal ini. Mulai aturan lalu lintas, aturan perijinan, perkawinan, kenegaraan… bahkan berkembang aturan dibuat untuk dilanggar. LUAR BIASA.
Dari sedikit contoh tadi, serta masih banyak yang lain di masyarakat yang mungkin bisa dibantu untuk menyebutkannya ternyata ciri-ciri paham komunis sudah banyak yang bisa dijumpai di sekitar kita. Jadi komunis bukan lagi menjadi bahaya laten, tetapi sudah nyata didepan mata. Kalo mau berantas, ayoooo… mari tertib di lampu merah, mari tertib nggak nabrak marka maupun aturan yang sudah ditetapkan. Kalo mo melanggar ingat donk ma Yang Di Atas sana…🙂
CMIIW…
Posted by: greensand | April 13, 2011

Makin Sehat di JAKARTA!!!

Demi tugas negara, dan demi segenggam berlian, berlabuhku di jakarta…

HAri pertama yang terbayang adalah aku harus stay di hotel, berangkat dan pulang naik taxi, tapi kalo udah pasti kerjaan kelar dalam 1 – 2 hari sih mending, kerjaan ini lom tentu selesai karena tergantung banyak faktor. Mulai masalah ijin, pengawas, dan lain2. Sambil menunggu sampe di stasiun Gambir kepalaku mulai mikir gimana yah enaknya.

Terbersit telpon adik kelas, yang biasa sebagai tempat singgah kalo ke Jakarta, yups dia di kosan. Jadi pertama nyampe langsung deh ke Setiabudi…. pikiran agak tenang sekarang. Ternyata lama banget nyampenya, nggak sesuai jadwal… sambil ngawasin jam yang terus menjauh dari jam 7, coba cek teman2 yang ada di jakarta sambil nanya kalo ada kosan yang bisa buat mingguan.

Ternyata, jam 8 lebih baru nyampe Gambir. Dan balasan dari teman2 juga lom ada yang bisa memastikan ada kosan buat mingguan. Ok deh, turun dulu dari kereta, langsung nyari ojek ke Setiabudi, sepakat 10 rebu, langsung tancap gas si tukang ojek. DI atas boncengan menikmati angin pagi Jakarta…. ups… gak dipinjemin helm ma tukang ojek. Lewat depan polisi, meringis ajah deh diriku… what can i do? only smiling that i can do…🙂

Nyampe depan kosan, langsung menuju kamar sang gitaris. Nyampe kamar, ngletakin barang2 trs langsung ngacir ke kamar mandi. Udah nggak tahan euy…😀

Abis mandi, ganti baju. Sarapan deh, ke tempat biasa… Nasi Uduk deket SMA 3. Nyampe sana, udah injury time, lauknya dah pada kabur digondol orang. Akhirnya nggak jadi nasi uduk, pesen ketupat sayur yang rasanya sungguh antah berantah… abis makan bingung deh, gak tau timur ama barat.

Sebelum balik ke kos, sempatin update status di FB, dan bales YM’an.

Ternyata, ada bos Surabaya ma premannya lagi ada gawe di Jakarta, wih mantab nih. Cuman staynya agak jauhan di Pancoran! Gak papa nanti di coba ke sana, palagi mo dijemput pake mobil segala asal nanti ngumpul di TKP yang ditentukan, wis manteb nanti langsung menuju ke sana abis dari kantor.

Segera cabut ke kos, siap2 ke kantor… berangkat deh naik busway ke halte Bank Indonesia. skip skip….  sore jam 4, cabut ke kuningan ke TKP yang ditentukan, pom bensin! wkwkwkwkwkw

Singkat cerita naik mobil, nyampe ke kos bos Surabaya. Wih…. lumayan! gede kamarnya, kamar mandi dalam, AC, TV, DVD player lengkap ma sound yang mantabs… ada balkon. Pas mandi…. salah keran…. jadinya PANAAAAAAAASSSS. Ada air panasnya juga… MANGSTABS!!!

Dari sini berawal tulisan ini, … eh mo berakhir sih. Soale abis ini penjelasan kenapa jadi sehat di JAKARTA?

PAgi2 jam 6 sudah siap sarapan dan berangkat…. sementara bos Surabaya ma premannya masih terlelap dalam dengkuran yang membahana.

Nyegat Angkot tak lupa bawa backpack (5Kg Choy, isi laptop ma perangkatnya), lalu ke Pancoran. dari sana naik bus TRANS JAKARTA (bukan busway, sorry! gak bisa naik busway :D). Transit di Semanggi, Jogging ke Halte BENHIL. Lanjut Naik bus TRANS JAKARTA menuju halte BANK INDONESIA. NGgak ada cerita bisa duduk nih pagi2 gini di TRANS JAKARTA.

SKIP…. Kerjaan nggak baguslah di exposs….

Jam 16.00 siap2 cabut, jalan ke halte yah 300 meteran lah! Naik bus TRANS JAKARTA ke Halte BENHIL, joging lagi ke Halte Semanggi Lanjut ke Pancoran TUGU. Nyeberang jalan, naik 34… nyampe deh di kos….

Diulang setiap hari, selama 2 minggu, hampir 3 minggu berlalu… hasilnya….

  1. Celana jadi longgar
  2. Nggak kena flu lagi
  3. Badan makin segar…

So… Makin sehat kok hidup di jakarta… wkwkwkwkkww. JUST TRY IT!

Posted by: greensand | August 13, 2010

Latest activities…

menikmati ramadhan, berangkat kantor seperti biasa dan pulang lebih awal (berkah ramadhan)… hanya saja kegiatan dalam pekerjaan akan lebih banyak, karena harus mengerjakan proyek padat karya😀

sebelum ramadhan, alhamdulillah sudah deal dengan salah satu lembaga penyelenggara pendidikan dari tingkat kelompok bermain sampai dengan tinggat SMP yang namanya sudah sangat dikenal di indonesia “Al Azhar”. Sebuah kehormatan dan peluang yang sangat luar biasa buatku.

Read More…

Posted by: greensand | April 29, 2010

Apakah yang Kau Cari?

Seorang perempuan muda, 26 tahun, sebut saja Bunga. Bunga hidup sangat berkecukupan, dan tampak bahagia. Suaminya, adalah seorang lelaki bertanggung jawab, sangat berkecukupan dengan kegiatan sehari-hari mengurus perkebunan tebu, membuka showroom motor dan bengkel. Hidupnya bahkan bagi banyak orang terbilang sempurna, dimana rumah tangganya telah dikaruniai 2 orang anak, laki-laki dan perempuan. Sungguh suatu kehidupan yang menjadi dambaan banyak orang, di Indonesia, dan aku yakin semua orang di dunia.

Perjuangan cintanya dengan sang Suami, ternyata bagai sebuah kisah sinetron. Dimana pada saat itu, ketika Bunga masih SMA jatuh cinta dengan seorang pria yang jauh lebih tua umurnya, sekitar 12 tahun. Namun karena cinta, mereka mati-matian berjuang meyakinkan orang tua Bunga, sehingga Bunga bisa menikah dengan pria pilihannya.

Setelah berjuang sekian lama, restu itu turun meski dengan berat hati Orang Tuanya. Bunga sangat bahagia, karena berhasil menikah dengan pria sempurnanya, tidak hanya fisik dan materi namun juga kehidupan… ehm suami istri (sangat sempurna, bayangin ajah 4 – 6 jam setiap kali naik ring). Skala untuk semuanya adalah 9. Kebahagiaan itu terus berlangsung, hingga lahir anak kedua.

Read More…

Posted by: greensand | April 29, 2010

Diterima PNS, Bayi meninggal

Kisah seorang teman, yang kini sedang berduka…

Sewaktu aku tugas ke Bali, aku bertemu dengan teman lamaku. Setelah bercerita banyak, aku dikenalkan kepada seorang perempuan muda, yang baru saja menjadi ibu. Sebut saja namanya Dewi.

Dewi perempuan berusia 27 tahun, asal kota kelahiran Bung Karno. Lulusan sebuah PTN di kota asalku. Baru tiba di Denpasar, belum genap seminggu untuk mengikuti suami yang bekerja di sana, serta membawa buah hatinya yang belum genap setahun. Di Bali masih, mulai mencoba mencari kerja. Karena dengan hanya mengandalkan suami, dirasa masih kurang karena kebutuhan si kecil makin lama makin banyak.

Temanku, bercerita tentang pekerjaanku di Surabaya. Mungkin karena sedang mencari kerja, Dewi menanyakan lowongan kepadaku. Sayang sekali, aku bukan termasuk orang yang bisa menyediakan lowongan pekerjaan, sehingga hanya bisa berkata, “Kalau ada informasi, aku hubungin. Tolong kirimin saja CV dan berkas2 yang berkaitan.” Berakhirlah pertemuan singkat itu, tanpa suatu kesan mendalam.

Read More…

Posted by: greensand | November 9, 2009

Dilemma?

Sesuatu telah terjadi, mungkin hanya ada satu di dunia ini. Ketika dirimu jatuh cinta kepada sebuah kepribadian dan tak ingin lepas darinya.

Banyak dillema karena kita nggak bisa mendekati kepribadian itu, karena pemilik kepribadian itu sangatlah berbeda dengan kepribadian itu sendiri.

Kepribadian itu bebas dari segala dillema manusiawi, namun pemiliknya tidak. Kesalahan kecil bisa menjadi fatal, dan beresiko akan kehilangan kepribadian itu dari sisiku selamanya.

Read More…

Posted by: greensand | October 22, 2009

Harapan Baru, INDONESIA…!

Selamat dan Semoga Sukses!

Khususnya untuk Presiden RI beserta kabinetnya, yang akan memulai tugasnya sebagai pemimpin Bangsa Indonesia! Orang bule mengatakan “Believe” & “Expect” itu berbeda, dan kuakui tarafku sekarang masih Expect kepada pemerintahan Indonesia yang baru. Tantangan makin banyak, semoga kinerja para petinggi negara ini akan selalu baik, didukung dengan jajarannya, karena mereka adalah orang2 yang dipilih (meski hanya oleh orang2 yang memilihnya, yang golput dan nggak milih saat pemilu jauh lebih banyak).

Secara garis besar masalah Indonesia, ada beberapa :

  1. Politik, Hukum dan Pertahanan & Keamanan
  2. Perekonomian
  3. Pekerjaan Umum dan Kesejahteraan
  4. Masalah Sosial

Poin pertama, akan mendapatkan masalah terutama yang berkaitan dengan etika, kebiasaan orang Indonesia (yang cenederung semau gue, serta mencari jalan termudah) dan tidak lupa dengan kasus2 dengan negara Jiran.

Perekonomian, adalah masalah yang harus secara serius ditangani, karena perekonomian kita berkiblat kepada ekonomi global, sehingga kejadian di luar negeri akan berdampak kepada bangsa Indonesia secara menyeluruh. Sehingga perlu konsen yang lebih tinggi untuk mengurus masalah ini, mengatur kebijakan moneter dengan baik, serta lincah dan cepat dalam mengambil keputusan agar ekonomi  bangsa tetap stabil dan semakin maju.

Pekerjaan Umum dan Kesejahteraan, fasilitas, sarana dan prasarana yang kurang merata di negeri ini, akan menjadi sebuah tantangan yang harus segera dituntaskan agar kesejahteraan di daerah2 tidak saling timpang. Tantangan utamanya akan muncul, ketika membahas tentang kebijakan pusat dan daerah, otonomi daerah, bagaimana nantinya agar kebijakan lokal dan pusat akan saling bersinergi sehingga pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bisa tercapai.

Masalah Sosial, bencana alam yang datang silih berganti menjadikan bangsa ini mendapatkan banyak kasus2 sosial, mulai kemiskinan, meningkatnya jumlah anak jalanan, dan sebagainya perlu penanganan yang segera agar efeknya tidak sampai mengganggu upaya pemerintah dalam membangun bangsa ini. Masalah sosial lainnya yang sangat perlu diperhatikan adalah moralitas bangsa kita, bagaimana membentengi bangsa ini dari budaya-budaya permisif, kekerasan, ekploitasi seks, penggunaan barang terlarang dan sebagainya.

Ya aku masih sangat berharap, pemerintah akan mampu mengatur dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Masih ada harapan menuju Indonesia yang lebih BAIK.

TANGGALKAN KEPENTINGAN SESAAT dan GOLONGAN, DEMI MASA DEPAN dan INDONESIA yang LEBIH BAIK!

Posted by: greensand | June 30, 2009

Liburan Sekolah Datang, Macet Hilang…

Hari ini aku berangkat kantor agak telat, sudah jam 6.15 aku mulai memasuki kawasan jalan utama, ada suatu yang beda agak lengang…, wah banyak yang telat juga pikirku.

Jalanan lengang, ternyata berlanjut sampai pada titik-titik di mana kemacetan sering terjadi, alangkah anehnya mobil-mobil yang biasa berjalan pelan, diiringi motor di kanan maupun sisi kiri, ternyata tak kujumpai!

Akhirnya aku sadar, di sini tidak tampak anak-anak berseragam sekolah, aku jadi ingat ini kan lagi liburan. OMG, ternyata anak sekolah menyumbang kemacetan yang luar biasa di hari-hari yang lalu. Anak sekolah nggak hanya pake motor, tapi mobil-mobil pengantarnya juga menyumbang kemacetan, kalo boleh kumenilai, … dengan tidak adanya anak sekolah 80% kemacetan hilang!

Seandainya ada angkutan khusus sekolah, mobil-mobil pengantar ini nggak akan menyumbang kemacetan yang begitu panjang, satu anak hingga tiga anak sekolah diantar pake satu mobil, ada banyak anak yang diantar pake mobil, belum lagi yang pake motor.

Ah liburan sekolah tidak hanya menyenangkan anak-anak, pak polisi pun terlihat santai mengatur lalu lintas tanpa bunyi peluit berkepanjangan, dan menyenangkan bagiku, naik motor lebih santai menuju kantor, ehm.. sampai minggu depan rasanya akan seperti ini… enak!

Older Posts »

Categories